Pendeteksi_Mesin_X-ray_Canggih.jpg

Terdeteksi lewat Mesin X-Ray, Penumpang Bawa Dua Paket Sabu-Sabu

Hamzah harus membatalkan perjalanannya. Pria 47 tahun itu dicegat petugas Aviation Security (Avsec) Bandara Juanda, Rabu malam (1/2). Dia kedapatan membawa dua paket sabu-sabu seberat 2 gram.
 
Hamzah adalah seorang pegawai swasta dalam bidang konstruksi. Dia sering ke Jakarta untuk urusan pekerjaan. Sumber Jawa Pos menyatakan, Hamzah juga membeli sabu-sabu di Jakarta.

Hamzah memang pengguna narkoba aktif sejak enam bulan lalu. Senin malam, dia mampir ke Surabaya untuk mengambil hadiah di daerah Darmo Golf. Apes, hadiah itu sudah kedaluwarsa. Dia pun berniat melanjutkan perjalanan ke Jakarta.

Hamzah dijadwalkan terbang ke Bandara Soekarno-Hatta dengan pesawat Garuda nomor penerbangan GA 327. Pesawat tersebut dijadwalkan lepas landas pukul 19.10.

Sejam sebelum keberangkatan, pukul 18.05, para penumpang yang ikut penerbangan itu pun mulai boarding di Gate 2 Terminal II Bandara Juanda. Hamzah juga ikut masuk melalui security check point 2 domestik. Ketika itu, kopernya dimasukkan ke dalam alat X-ray .

Salah seorang petugas, Novitasari Fajerin, kemudian melihat adanya kejanggalan pada tas tersebut. Ada semacam tabung panjang yang terindikasi sebagai alat pengisap sabu-sabu (bong). Novitasari kemudian meminta petugas Avsec untuk melakukan pemeriksaan manual.