A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Only variable references should be returned by reference

Filename: core/Common.php

Line Number: 257

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/xrayind/public_html/systems/core/Exceptions.php:185)

Filename: libraries/Session.php

Line Number: 672

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/xrayind/public_html/systems/core/Exceptions.php:185)

Filename: libraries/Session.php

Line Number: 672

Sejarah Metal Detektor

histori_twitter_400x400.jpg

Sejarah Metal Detektor

Pastinya sudah banyak yang mengenal alat metal detektor, alat ini banyak digunakan di bandara,pelabuhan.gedung pemerintahan,hotel dan lain – lain. Yang secara hakikatnya memiliki fungsi yang sama yaitu menjaga keamanan atau mendeteksi benda dari kontaminasi logam atau metal.

Sejarah dari 
metal detektor , di awali pada akhir abad ke 19, banyak penemu/ilmuwan yang berfikir untuk mengembangkan suatu teori kelistrikan, yang bertujuan untuk merancang sebuah alat yang dapat mendeteksi material berupa metal.

Menurut Informasi yang terkait dalam rancangan awal membutuhkan daya yang besar, sehingga hanya dapat bekerja pada tingkat yang terbatas. Dalam perjalanan sejarah salah satu ilmuwan terkenal yaitu Alexander Graham Bell, pernah menggunakan 

 

mendeteksi peluru yang terdapat di dada Presiden Amerika Serikat James Garfield (tahun 1881).

Namun usaha ini tidak dapat berfungsi dengan baik dikarenakan material metal, pada spring bed tempat presiden berbaring mengganggu proses pendeteksian. Perkembangan modern dari detektor logam dimulai pada tahun 1920. Gerhard Fisher telah mengembangkan sistem radio direction-finding, yang akan digunakan untuk navigasi yang akurat.


Sistem ini bekerja sangat baik, tapi Fisher menyadari bahwa ada anomali di daerah di mana terkandung biji besi. Dia beralasan bahwa jika sinar radio dapat terdistorsi oleh logam, maka sudah pasti bisa untuk merancang sebuah mesin yang dapat mendeteksi logam dengan menggunakan pencarian beresonansi kumparan pada frekuensi radio. Pada tahun 1925 ia diberikan hak paten pertama untuk detektor logam.

Meskipun Gerhard Fisher adalah orang pertama diberi paten untuk detektor logam, namun yang pertama menerapkannya adalah untuk Shirl Herr, seorang pengusaha dari Crawfordsville, Indiana.

Pada era modern kali ini, mesin metal detector digunakan di beberapa aplikasi industry, seperti industry makanan dan minuman, industry textile, industry farmasi, pengolahan kayu dan masih banyak lagi.

Yang tujuan utamanya adalah untuk mendeteksi apakah produk yang dihasilkan terkontaminasi dengan logam apa tidak, karena jika terkontaminasi maka tentu akan membahayakan kedepanya.