A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Only variable references should be returned by reference

Filename: core/Common.php

Line Number: 257

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/xrayind/public_html/systems/core/Exceptions.php:185)

Filename: libraries/Session.php

Line Number: 672

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/xrayind/public_html/systems/core/Exceptions.php:185)

Filename: libraries/Session.php

Line Number: 672

Ancaman Bom Dan Cara Mencegah Ancaman Berbahaya

160311_CRIME_crime-scene.jpg.CROP_.promo-xlarge2_.jpg

Ancaman Bom Dan Cara Mencegah Ancaman Berbahaya

Puslabfor Mabes Polri sudah meneliti kandungan bom molotov rakitan yang meledak di depan Rumah Dinas Wali Kota Bandung Ridwan Kamil. Kesimpulan sementara, bom rakitan berdaya ledak rendah itu memiliki kandungan bahan dasar bubuk kimia black powder (mesiu).

"Jadi itu adalah bom rakitan. Bahannya adalah black powder, dan itu masuk dalam low explosive (daya ledak rendah)," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Sulistyo Pudjo Hartono di Mapolrestabes Bandung, Senin (4/1).

Bom yang meledak di kolong mobil kru televisi nasional tvOne tersebut memang tidak menimbulkan korban luka dan jiwa. Tapi itu cukup mengagetkan beberapa orang yang ada di sekitar karena lokasi ledakan ada di pusat keramaian, atau Alun-Alun Bandung.

Barang bukti yang ditemukan di lokasi ledakan antara lain baterai kotak 9 volt, kabel, bohlam mini dan jam tangan. "Barang itu sebagai triger (peledak)," ungkapnya.

Menurut dia tim Densus 88 Mabes Polri turut menyelidiki motif dan siapa pelakunya. "Kami terus mengumpulkan fakta-fakta dan informasi," tuturnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, kasus teror bom berdaya ledak rendah di beberapa daerah Indonesia, bom bahan black powder sangat mudah diciptakan sendiri atau istilahnya home made bom.

 

Kasus tersebut sangatlah berbahaya apalagi jika terjadi di pusat keramaian yang banyak orang seperti mall, bandara, rumah sakit, hingga sekolah tentunya jika terjadi pastinya akan memakan banyak korban jiwa. Pengamanan haruslah diperketat dengan pengamanan 24jam sehingga meminimalisir ancaman seperti bom atapun ancaman lain. Pengamanan dapat dimulai dari masuknya kendaraan mobil atau motor dengan menggunakan Under Vehicle  dan kemudian lanjut dengan pemeriksaan handheld metal detektor  dan walk through metal detektor  bagi orang yang masuk kedalam kawasan keramaian.

 

Ada juga baiknya penggunaan X-ray  pun juga sangat penting contohnya pemeriksaan barang bawaan. X-Ray   ini biasa digunakan di stasiun bus, kereta dan bandara tetapi alangkah baiknya pusat keramaianpun juga harus menggunakannya supaya tidak terjadinya ancaman dan penyelundupan barang barang atau fasilitas umum