456b8355-7100-442e-8673-75354751d0b2_169.jpg

Benda-benda Aneh yang Ditemukan Sinar-X di Tubuh Manusia

 

Jakarta, X-Ray Indonesia -- Sebuah situs referensi unik untuk para ahli radiologi menarik perhatian khalayak. Pasalnya, situs tersebut menampilkan penemuan kaleng deodoran dan benda asing lainnya yang terjebak di dalam tubuh pasien.  

Laman Radiopaedia.org menyediakan katalog gratis dan referensi terkini kasus radiologi untuk para staf medis di seluruh dunia. Situs web tersebut kini memiliki lebih dari tujuh juta pengunjung per bulan dan lebih dari 17.600 kasus tersedia dalam basis data mereka.

Situs ini telah digembar-gemborkan menyediakan informasi penting dengan akses terbuka yang dapat dilihat oleh siapa pun di seluruh dunia. Termasuk di negara-negara berkembang di mana buku-buku teks dan sumber daya medis sangat mahal dengan pasokan terbatas. 

Namun, situs itu juga menjadi hiburan bagi orang-orang di luar komunitas dunia medis. Alasannya, hasil pindai sinar-X menunjukkan beberapa barang tak terduga yang muncul di dalam tubuh seseorang. Beberapa benda tak biasa yang muncul di antaranya, mainan seks, toples kosong kopi instan, kaleng semprot lalat, pisau, pegangan kapak, dan koin-koin. 

Sementara itu, ada juga barang-barang yang dapat dimakan seperti jeruk, terung, dan telur. Situs yang tersebut didirikan oleh neuroradiologis Frank Gaillard pada 2005. Dokter spesialisasi sinar-X  asal Australia tersebut menjelaskan bahwa benda-benda asing di tubuh umum terjadi di ruang gawat darurat. 

Anak kecil lebih berisiko

Dia mengatakan, anak-anak di bawah usia lima tahun lebih berisiko menelan benda-benda yang kemudian terperangkap di dalam saluran udara mereka. “Anak-anak memasukkan segala sesuatu ke dalam mulut mereka, dan seringkali tanpa sengaja menelannya.”

Insiden benda asing di dubur paling banyak terjadi Eropa Timur. Sementara Asia dengan terendah. Para dokter mengatakan, sebagian besar benda-benda itu adalah hasil dari kecelakaan seksual. 

“Pasien biasanya tahu bahwa ada sesuatu di dubur mereka, meskipun seringkali bingung bagaimana objek itu bisa sampai di sana,” kata situs tersebut menjelaskan. 

“Proses pengeluaran benda tersebut bisa sangat menantang, tergantung pada bentuk, material, dan orientasi dalam rektum. Jika memungkinkan benda tersebut harus dikeluarkan melalui anus. Dalam beberapa kasus, laparatomi (prosedur membuat irisan vertikal besar pada dinding perut ke dalam rongga perut) mungkin diperlukan.”