1839182IMG-20161213-59141780x390.jpg

Gili Trawangan Sediakan Xray di Bangsal

kicknews.today Lombok Utara – Jelang malam perayaan pergantian tahun, masyarakat dari berbagai penjuru dunia nampaknya banyak yang memilih untuk menghabiskan momen tersebut di tiga gili (Trawangan, Meno, Air). Karenanya tak heran jika area itu mendapat atensi khusus dari aparat Kepolisian KLU. Untuk memastikan suasana tetap kondusif, sejumlah langkah sudah disiapkan.

 

Polres KLU telah menyiapkan peralatan berupa X-ray guna memeriksa semua barang milik penumpang yang menyebrang melalui pelabuhan Bangsal. X-ray atau metal detector ini kerap digunakan untuk mendeteksi secara visual semua barang bawaan layaknya di bandara. 

 

‘’Calon penumpang publik boat maupun fast boat yang akan merayakan pergantian tahun di tiga gili akan diperiksa. Alat ini kita stand bay-kan sampai berakhir pelaksanaan pergantian tahun baru,” ujar Kapolres Lombok Utara, AKBP Rifai, Senin (26/12).

 

‘’Jika ada barang bawaan yang dilarang atau mencurigakan seperti senjata tajam, narkoba, miras, senjata api langsung kita sita. Kalau ada kedapatan, akan diproses sesuai penegakan hukum,” tandasnya.

 

Selain itu, jumlah personil yang akan diterjunkan juga terbilang cukup banyak. 

 

‘’Ada sekitar 200 personil Kepolisian KLU yang kita kerahkan dibantu oleh Dishub, Sat Pol PP, TNI, Basarnas masing-masing 30 personil. Dari personil ini akan disebarkan ke 12 titik di Gili Trawangan, satu titik di Meno, dan satu titik di Gili Air,” ujarnya. 

 

Selain itu, personil lain juga akan bertugas disana seperti dari Polda NTB sebanyak 160 orang, terdiri dari Sabhara, Brimob, Pol Air, Narkoba, Dinas Kesehatan, termasuk juga humas. Langkah ini diambil guna memberikan kenyamanan bagi semua pengunjung yang datang ke tiga gili KLU.

 

‘’Nanti akan digelar BKO di Bangsal yang akan turun H-2 dan H+1. Untuk sisanya kita sebar di masing-masing tempat, apalagi 25 Desember hingga 1 Januari 2017 ada acara yang diselenggarakan Pemda,” katanya.

 

Menyoal jalur penyebrangan lain, Polisi nantinya akan memeriksa pengunjung yang menyeberang ke tiga gili melalui Teluk Nara, Teluk kombal, Mentigi serta jalur tikus lainnya. 

 

Belum lagi ketika sudah menginjak Trawangan, aparat Desa dan APGT sudah menanti untuk memeriksa kembali barang bawaan maupun identitas pengunjung. Jika tak bawa identitas, siap-siap akan diusir dari pulau tersebut. Nah lho, masih berani macam-macam? (iko)