okezone-innovation-ternyata-sinar-x-pada-awalnya-tak-digunakan-dalam-dunia-medis-1p13qWuRbF.jpg

Sifat yang dimiliki sinar X

Sinar X atau Xray  adalah salah satu alat yang dapat memancarkan sinar elektromagnet. Sinar X ini mempunyai bentuk yang serupa dengan sinar cahaya biasa, inframerah dan gelombang radio. Yang membedakan sinar x dengan cahaya biasa adalah dari segi panjang gelombangnya. Sinar X  mempunyai gelombang yang pendek berukuran 10-7 hingga 10-9.

 

Sinar X mempunyai ciri-ciri fisik, diantaranya adalah daya tembus, pertebaran, penyerapan, efek, fotografik,fluoresensi, ionisasi dan efek biologik. Sinar x tidak dapat dilihat dengan mata, karena sinar x bergerak lurus dan pergerakannya sama dengan kecepatan cahaya. Sinar X bisa diserap oleh timah hitam dan dapat dibelokan dengan menembus benda padat atau logam, dan xray mempunyai gelombang yang tinggi.

 

Berikut ini sifat yang dimilii sinar X:

 

a. Daya tembus

Sinar X merupakan sinar yang dapat menembus benda yang padat seperti besi,tulang dan gigi. Semakin tinggi tegangan yang dipakai, semakin besar daya tembusnya. Semakin rendah kepadatan suatu benda, maka sinar x semakin besar daya tembusnya.

 

b. Pertebaran

Apabila berkas sinar x  melewati suatu bahan atau suatu zat, maka berkas sinar tersebut akan bertebaran keseluruh arah, menimbulkan radiasi sekunder (radiasi hambur) pada bahan atau zat yang dilewati. Hal ini akan mengakibatkan terjadinya gambar radiograf dan pada film akan tampak pengaburan kelabu secara menyeluruh. Untuk mengurangi dampak radiasi hambur ini maka diantara subjek dengan diletakkan timah hitam (grid) yang tipis.

 

c. Penyerapan

Sinar x dalam radiografi diserap oleh bahan atau zat sesuai dengan berat atom atau kepadatan bahan atau zat tersebut. Makin tinggi kepadatannya atau berat atomnya makin besar penyerapannya.

 

d. Fluoresensi

Sinar x menyebabkan bahan-bahan tertentu seperti kalsium tungstat atau zink sulfide memendarkan cahaya (luminisensi). Luminisensi ada 2 jenis yaitu :

1. Fluoresensi, yaitu memendarkan cahaya sewaktu ada radiasi sinar x saja.

2. Fosforisensi, pemendaran cahaya akan berlangsung beberapa saat walaupun radiasi sinar x sudah dimatikan (after – glow).

 

e. Ionisasi

Efek primer dari sinar x  yaitu apabila mengenai suatu bahan atau zat dapat menimbulkan ionisasi partikel-partikel atau zat tersebut.

 

f. Efek biologi

Sinar x dapat menimbulkan perubahan-perubahan biologi pada jaringan. Efek biologi ini yang dipergunakan dalam pengobatan radioterapi.