obat-daftar-g-570x320.png

Maraknya Obat Daftar G Kini Dijual Bebas.

Apa itu obat daftar G...?

Obat yang masuk daftar G atau Gevaarlijk (berbahaya) adalah jenis obat keras yang biasa digunakan untuk penyakit keras misalnya saja obat untuk pasien operasi, obat kejang-kejang dan obat lainnya yang memiliki ciri dengan logo berwarna ‘merah’ dan bertuliskan huruf ‘K’ didalamnya dan tentunya untuk mendapatkan oabt ini harus dengan resep dokter.

 

Obat daftar G adalah obat keras yang jika disalahgunakan dapat berujung dengan pennyakit yang berbahaya apalagi digunakan dengan dosis yang berlebih. Dampak yang dirasakan jika salah menggunakannya adalah mual pusing bahkan yang lebih parah hingga kematian bagi yang salah menggunakan obat daftar G ini.

 

Obat ini biasa diperjual belikan tanpa adanya resep dokter dan yang menjadi korban obat daftar G ini ialah anak remaja yang masih bersekolah. Pelaku yang menjual obat ini demgam harga murah dan banyak anak remaja terpengaruh dengan obat ini dan akhirnya banyak remaja yang terkena penyakit dari efek samping dari obat daftar.

 

Banyaknya obat terlarang yang datang dari luar kota bahkan dari mancanegera yang datang menuju kota-kota besar. Dan ini sangat berbahaya bagi penerus bangsa di Indonesia ini khususnya pemuda pemudi yang sekarang lagi menempuh pendidikan. Penggunaan mesin xray security scanner sangat penting untuk mendeteksi selundupan obat ilegal yang masuk di Indonesia ini.

 

Xray Security Scanner dinilai sangat bagus untuk menjaring komplotan para pengedar obar terlarang ini. Penggunaakn Xray juga bisa diterapkan di sekolah agar barang yang masuk dan keluar dari sekolah dapat diketahui oleh pihak sekolah (Xray Education). Jika ada murid yang kedapatan membawa obat terlarang atau obat dengan daftar G harus di Nasehati atau hukum seberat mungkin.

 

Kini obat yang yang menjadi perhatian adalah obat PCC (Paracetamol, Caffeine, dan Carisoprodol) yang biasa digunakan untuk obat penghilang rasa sakit atau obat untuk sakit jantung. Obat ini dijual bebas oleh oknum nakal, dan targetnya itu ialah anak sekolahan yang mencari kesenangan sesaat dengan menggunakan obat keras.

 

Obat ini berbahaya karena disalah gunakan oleh pelajar untuk obat penenang dan memiliki efek samping yang menyerupai narkoba seperti Flakka tetapi tidak seganas flakka. Kabar terbaru banyaknnya pelajar yang dilarikan kerumah sakit jiwa karena salah menggunakan obat ini dan bahkan sampai ada yang merenggut nyawa.

 

Pengawasan yang ekstra dari orang tua dan dari sekolah perlu dan tentunya harus selalu diawasi dengan siapa anak kita bergaul. Jangan sampai anak yang kita besarkan dengan usaha dan perjuangan kita nanti terjerumus bahkan meninggal karena salah menggunakan obat keras yang dijual oleh oknum nakal.