3455-amankah-ibu-hamil-melewati-alat-detektor-di-bandara.jpg

Amankah Metal Detector Untuk Janin Bayi?

Beberapa dari wanita yang sedang hamil sering bepergian dan ada juga yang kerjanya harus berada dekat dengan alat Metal Detector. Ada kekhawatiran tentang kemungkinan efek jangka panjang dari paparan alat Metal Detector  pada kehamilan. Kebanyakan detektor logam yang digunakan pada orang di hotel, bandara, hotel dsb hanya mengeluarkan radiasi non-ion dan aman untuk paparan jangka panjang, tidak mengakibatkan cacat lahir maupun penyakit lainya terhadap janin.

 

 

Detektor logam memancarkan jenis radiasi non-ion aman dan sifatnya memantul pada objek. Radiasi yang dikeluarkan metal detector logam dan pintu deteksi dianggap aman bagi wanita hamil.

sedangkan mesin X-Ray untuk bagasi memang mengeluarkan radiasi ion, tetapi perangkat ini terlindung dengan baik(memiliki proteksi logam, biasanya timah hitam) terhadap pekerja dan orang yang berada didekatnya.

 

 

Demikian juga terhadap barang bawaan berupa makan atau minuman dan pakaian, radiasi yang dihasilkan tidak membahayakan bagi yang mengkonsumsi makanan dan minuman dimaksud.

Berbeda dengan radiasi untuk keperluan medis yang sifatnya radiasi ion sehingga dapat meningkatkan risiko cacat lahir,keguguran dan mengganggu organ reproduksi.

 

 

Radiasi diukur dalam satuan yang disebut red, rem atau rontgen. Menurut Standar Keselamatan, ibu hamil tidak boleh terkena lebih dari 500 millirems, atau 0,5 rem.selama kehamilan atau kurang dari 50mRem (0,05 rem) perbulan.

 

 

Sebagai ilustrasi, dalam sebuah penerbangan pulang-pergi dari New York ke Los Angeles seorang wanita bisa terkena ekspos radiasi sebesar 5 mRem (0,005 rem), sedangkan pengaruh detektor logam (detektor handy) bisa diabaikan. Sedangkan sinar-x  medis dapat masih aman mengekspos wanita hamil 60 mRem, masih bisa lebih dari angka ini jika manfaat yang dihasilkan lebih besar (misalnya untuk diagnostik penyakit).

 

 

Meskipun lama terpapar detektor logam ibu hamil tidak perlu khawatir akan masalah terhadap janin, akan tetapi akan lebih baik jika menghindar atau untuk tidak berdekatan dengan alat tersebut. Dan bagi wanita hamil yang pekerja disarankan untuk mengambil cuti atau tidak terlalu sering berdekatan dengan alat tersebut.