250_250_for_fod.jpg

Alasan Kenapa Makanan Harus Melewati Metal Detector

 

Metal detector adalah alat yang digunakan untuk mendeteksi semua jenis metal yang berada di suatu produk, barang, makanan dan lain – lain. Metal detector sangat efektif untuk memberikan perlindungan pada produk terhadap logam besi dan non-ferrous (aluminium, stainless steel, dan lain-lain). Diproduksi menggunakan kualitas unggul bahan baku dan teknologi perintis, detektor logam ini banyak digunakan dalam industri pengolahan makananuntuk menerangi komponen logam. 

Khususnya pada produk makanan. Proses ini dilakukan untuk mencegah makanan yang terkirim ke pelanggan oleh suatu industri yang mengandung partahan/ pecahan logam yang berbahaya yang dapat berpengaruh terhadap Sistem Manajemen Keamanan Pangan dari perusahaan itu sendiri.  Hal yang sangat penting untuk dijadikan pertimbangan mengapa dalam suatu industri makanan, khususnya perikanan melakukan proses instalasi metal detector karena adanya identifikasi sumber bahaya yang dapat menyebabkan kontaminasi logam di dalam produk yang dapat menyebabkan konsumen dapat terjangkit resiko bahaya baik ringan sampai dengan berat. 

 

 

Beberapa waktu lalu terdapat rumah makan di daerah Sumatera Utara, yang ternyata ditemukan kail pancing didalam ikan yang sudah dimasak, hal tersebut ditemukan disaat hendak menyantap makanan ikan tersebut. Dengan adanya kasus ini tentu sangat disesali oleh tamu rumah makan tersebut, dan menurut petugas rumah makan tersebut hal ini terjadi bukan hal yang disengaja karena baru saat ini saja terjadi kejadian ini. 

 

 

Dari cerita yang di atas kita dapat menyimpulkannya bahwa kita membutuhkan alat untuk mendeteksi adanya benda asing seperti logam, besi dan sebagainya. Alat tersebut adalah metal detector for food. Mesinmetal detector memiliki prinsip kerja yang menggunakan coil electro megnetic, dimana pada awal starting mesin tersebut akan melakukan balancing yang mana secara otomatis coil memdeteksi semua logam yang ada di sekitarnya, kemudian mesin metal detector melakukan automatic rezeroing sehingga semua efek dari logam disekitar mesin dinggap 0 (nol). 

 

Pada saat produk melewatkan trowongan dan ada logam lain misalnya Fe, maka akan terjadi tarikan medan magnet sehingga mengganggu ke stabilan yang ada oleh computer metal detector dianggap kontaminasi.

 

Komponen – komponen pada Metal Detetor :

  •   Transmitter coil.
  •    Receiver coil.
  •  Standard wave analyzer

 

Dimana Metal Detector harus diinstal dalam proses produksi makanan?

 

Pemasangan metal detector dapat disesuaikan dengan kebutuhan produksi, jika tujuannya adalah untuk melindungi mesin dari kontaminan besi, maka sebaiknya metal detector dipasang sebelum bahan baku masuk ke dalam line produksi. Metal Detector dapat juga dipasang selama proses produksi untuk memaksimalkan pengilangan atau pemurnian produk dari kontaminan logam atau metal. Terutama pada titik-titik kritis atau yang disebut critical control point seperti yang tertuang dalam manajeman. Namun biasanya metal detector dipasang ketika tahapan inspeksi keamanan produk, yaitu setelah barang dikemas. Alat  tersebut untuk keamanan konsumen dan citra perusahaan, terutama apabila produk tersebut harus diekspor karena berkenaan dengan standar internasional. 

 

 

Alasan mengapa kita harus membeli alat Metal Detector untuk makanan?

Karena pembelian sistem pendeteksian logam dapat menunjukkan investasi modal yang cukup besar untuk banyak perusahaan, sehingga sangat penting bahwa peralatan tersebut dapat diandalkan, memiliki desain yang tepat untuk aplikasi yang dimaksud, dan digunakan dengan sangat efisien. Manfaatnya , yaitu:

  • Penigkatan perlindungan merek dan pelanggan
  • Kesesuaian dengan standar pangan internasional dan pedoman praktik retailer
  • Pengurangan biaya
  • Peningkatan produksivitas

Selain itu, sistem pendeteksi logam dapat meninggkatkan keseluruhan efisiensi peralatan (OEE, Overall Equipment Efficiency) secara efektif dan dengan demikian mengurangi biaya kepemilikan total (TCO, Total Cost of Ownership).